“Apakah kelas adalah subjek yang homogen?”; “bukankah dalam kelas juga melekat identitas?”; “jika begitu adanya, bukankah kategori kelas setara dengan kategori identitas?”.
Kali ini, kita akan mendiskusikan poin yang cukup membingungkan, dan karena itu sering membuat kita keliru dalam memutuskan kebijakan politik tertentu, yakni Identitas dalam Kelas. Sederhananya, di dalam kelas sosial tertentu, katakanlah kelas proletariat atau kelas buruh, melekat pada diri anggotanya identitas tertentu, seperti agama, ras, bahasa, gender, suku-bangsa, dan warna kulit. Kita katakan ia adalah bagian dari kelas buruh yang, misalnya, beragama Islam, bersuku Jawa, berkulit sawo-matang, dst, dst. Baca Selanjutnya
Tanah, Masyarakat, dan Diri: Refleksi Mengenai Kisruh Rencana Taman
Nasional Pegunungan Meratus
-
Rencana pemerintah pusat untuk menjadikan Pegunungan Meratus sebagai Taman
Nasional telah memicu perlawanan dari masyarakat setempat. Masyarakat
Meratus ...
1 minggu yang lalu