“Apakah kelas adalah subjek yang homogen?”; “bukankah dalam kelas juga melekat identitas?”; “jika begitu adanya, bukankah kategori kelas setara dengan kategori identitas?”.
Kali ini, kita akan mendiskusikan poin yang cukup membingungkan, dan karena itu sering membuat kita keliru dalam memutuskan kebijakan politik tertentu, yakni Identitas dalam Kelas. Sederhananya, di dalam kelas sosial tertentu, katakanlah kelas proletariat atau kelas buruh, melekat pada diri anggotanya identitas tertentu, seperti agama, ras, bahasa, gender, suku-bangsa, dan warna kulit. Kita katakan ia adalah bagian dari kelas buruh yang, misalnya, beragama Islam, bersuku Jawa, berkulit sawo-matang, dst, dst. Baca Selanjutnya
Cerita Mistis di Ruang Industrial: Apakah Hantu Bekerja untuk Pemilik Modal?
-
Perlu diakui bahwa dalam kehidupan modern saat ini, keyakinan tentang
hantu, setan, atau ilmu hitam tidak serta-merta hilang dari keseharian para
buruh. ...
5 minggu yang lalu