Pengantar Katrin Bandel
Bagi saya, salah satu unsur terpenting dalam penulisan esei adalah memposisikan diri. Memposisikan diri bisa dimaknai sebagai “berpendapat”, dalam arti mengekspresikan pandangan atau penilaian mengenai permasalahan tertentu. Namun dalam perkembangannya, khususnya dalam jangka waktu tujuh tahun yang terdokumentasikan dalam kumpulan esei ini, usaha memposisikan diri juga semakin sering dan semakin eksplisit saya kaitkan dengan peta relasi kekuasaan global dan posisi saya sendiri di dalamnya. Sebagai perempuan berkulit putih asal Eropa yang menulis dalam bahasa Indonesia, di manakah saya berdiri? Lihat Selengkapnya
Perkuat Model Kelembagaan Ekonomi Kawasan, Tim 16 TEP UGM Petakan Aset
Produktif Lokal bersama Masyarakat Ulilin, Muting, dan Elikobel
-
KT Muting, Merauke, 6-8 Oktober 2026 — Tim Ekspedisi Patriot (TEP)
Universitas Gadjah Mada (UGM) Tim 16, yang diketuai Rindu S. M. Firdaus,
melaksanakan Fo...
2 minggu yang lalu