Pengantar Katrin Bandel
Bagi saya, salah satu unsur terpenting dalam penulisan esei adalah memposisikan diri. Memposisikan diri bisa dimaknai sebagai “berpendapat”, dalam arti mengekspresikan pandangan atau penilaian mengenai permasalahan tertentu. Namun dalam perkembangannya, khususnya dalam jangka waktu tujuh tahun yang terdokumentasikan dalam kumpulan esei ini, usaha memposisikan diri juga semakin sering dan semakin eksplisit saya kaitkan dengan peta relasi kekuasaan global dan posisi saya sendiri di dalamnya. Sebagai perempuan berkulit putih asal Eropa yang menulis dalam bahasa Indonesia, di manakah saya berdiri? Lihat Selengkapnya
Zionis dalam Konsesi Geotermal di Indonesia: rezim genosida, penghancuran
bumi berkedok energi bersih terbarukan dan kekuatan boikot
-
Juni tahun 2025 lalu, perusahaan Mercury Energy di Selandia Baru
menghentikan kontrak mereka dengan perusahaan asal Israel, Ormat
Technologies. Kontrak i...
1 minggu yang lalu